Kabar Duka Menyelimuti Keluarga Besar SMAN 1 Banuhampu

Banuhampu (23 Juni 2025) – Dukacita mendalam menyelimuti keluarga besar SMAN 1 Banuhampu. Dalam kurun waktu yang berdekatan, sekolah ini harus menghadapi cobaan berat dengan kehilangan berturut-turut anggota keluarga besarnya. Suasana haru dan duka menyelimuti setiap sudut sekolah, mencerminkan rasa kehilangan yang begitu dalam.
Kabar duka dimulai dengan berpulangnya putri tercinta dari Ibu Eva Norita, pada hari Kamis (12/6/2025). Kepergian sang putri tentu meninggalkan luka yang amat dalam bagi Ibu Eva dan keluarganya, serta seluruh civitas akademika SMAN 1 Banuhampu yang turut merasakan kesedihan ini.
Belum reda duka atas kepergian putri Ibu Eva, kabar pilu kembali datang. Hari Sabtu (21/6/2025) ibunda dari Buk Firawati, telah tutup usia. Kehilangan seorang ibu adalah pukulan berat yang tak terhingga, dan seluruh keluarga besar SMAN 1 Banuhampu memberikan dukungan moral kepada Ibu Firawati di masa berduka ini.
Dan yang terbaru, duka kembali menyelimuti dengan berpulangnya suami tercinta dari Ibu Esy Muriyanti hari Minggu (22/6/2025). Kabar ini menambah panjang daftar kesedihan yang harus ditanggung oleh SMAN 1 Banuhampu. Ibu Esy kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan pendamping hidupnya.
Rentetan kehilangan ini merupakan pukulan telak bagi SMAN 1 Banuhampu. Ketiga peristiwa duka ini tidak hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh guru, staf, dan siswa yang merasa kehilangan bagian dari keluarga besar mereka. Solidaritas dan kebersamaan menjadi sangat penting di masa-masa ini.
Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Mari kita doakan agar keluarga besar SMAN 1 Banuhampu senantiasa diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan dan naungan Allah SWT.




