Kantin Kejujuran
Menumbuhkan Karakter Siswa Melalui Kantin Kejujuran di SMA Negeri 1 Banuhampu
Banuhampu – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa, SMA Negeri 1 Banuhampu menghadirkan inovasi sederhana namun bermakna melalui program Kantin Kejujuran. Kantin ini bukan sekadar tempat membeli makanan ringan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter, khususnya nilai kejujuran dan tanggung jawab.
Berbeda dengan kantin pada umumnya, Kantin Kejujuran tidak dijaga oleh petugas atau penjual. Siswa yang ingin membeli makanan atau minuman cukup melihat harga yang tertera, mengambil barang yang diinginkan, lalu memasukkan uang pembayaran ke dalam kotak yang telah disediakan. Tidak ada pengawasan langsung—semua berdasarkan kepercayaan dan kesadaran pribadi.
Program ini telah berjalan dengan baik sejak diluncurkan, dan mendapat respon positif dari seluruh warga sekolah. Siswa terlihat antusias dan bertanggung jawab dalam menggunakan kantin ini. Bahkan, tidak sedikit siswa yang memberikan uang lebih sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut.
Kantin Kejujuran merupakan bagian dari pendidikan karakter non-formal yang ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. "Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas. Melalui kantin ini, mereka belajar untuk jujur tanpa diawasi, sebuah nilai yang sangat penting dalam kehidupan,
Selain memberikan pengalaman belajar nilai kejujuran, kantin ini juga dikelola oleh siswa secara bergiliran di bawah bimbingan guru, sebagai bagian dari kegiatan kewirausahaan sekolah. Hal ini turut melatih tanggung jawab, kemandirian, dan semangat gotong royong antar siswa.
Dengan hadirnya Kantin Kejujuran, SMA Negeri 1 Banuhampu berharap dapat terus membangun budaya sekolah yang sehat, jujur, dan berkarakter. Sekolah percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.





